Pengertian
Bisnis
Bapak
Peterson bersama Plowman menjelaskan
bahwa bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan penjualan
ataupun pembelian barang dan jasa yang secara konsisten berulang (a series
of activities related to the sale or purchase of goods and services that are
consistently repeated). Menurut Peterson dan Plowman, penjualan jasa
ataupun barang yang hanya terjadi satu kali saja bukan merupakan pengertian
dari bisnis.
Selanjutnya ditambahkan oleh Prof.L.R.Dicksee bahwa
pengertian bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk
memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan
dalam terjadinya aktivitas tersebut.
Tujuan Bisnis
Setiap bisnis atau perusahaan
berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen,
produk dapat berupa barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah
unruk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari
penyediaan suatu produk bagi konsumen.
Pada umunya tujuan didirikannya
bisnis atau perusahaan tidak hanya profit oriented semata,
namun secara keseluruhan tujuan didirikannya perusahaan meliputi :
1. Profit
2. Pengadaan barang
atau jasa
3. Kesejahteraan
pemilik faktor produksi dan masyarakat
4. Full employment
5. Eksistensi perusahaan
dalam jangka panjang
6. Kemajuan atau
pertumbuhan
7. Prestise dan
prestasi
Meskipun tujuan utama mereka adalah
memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak
mempunyai tujuan lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para
pembisnis yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainya bisa
saja berbeda. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya
:
· Ingin mencukupi berbagai
kebutuhannya
· Untuk memakmurkan keluarga
· Ingin namanya dikenal banyak
orang
· Karena ingin menjadi penerus
usaha keluarga
· Ingin mencoba hal baru
· Ingin memanfaatkan waktu
luang
· Ingin mempunyai usaha
sendiri dan tidak bekerja pada orang lain.
· Ingin mendapat simpati. Dsb.
Jaman sekarang ini adalah jaman
modern, hampir semua hal bisa dilakukan dari rumah, dari mulai membayar semua
tagihan baik berupa tagihan telepon, internet, tv berbayar, listrik, pam dan
lain-lain, cukup dengan menggunakan m-banking, dan semua bisa dilakukan dengan
cara online. Kita tidak dapat memungkiri pentingnya teknologi informasi dalam
kehidupan kita. Teknologi informasi (TI) telah menjadi bagian yang sangat
penting dalam setiap rencana bisnis. Hampir dari seluruh perusahaan baik skala
besar maupun kecil menggunakan Teknologi Informasi, sebagai salah satu
aktifitas yang sangat dibutuhkan untuk memberikan peningkatan terhadap layanan
bisnis yang mereka kelola.
Teknologi
Informasi telah banyak digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi
pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Dengan hadirnya
aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain.
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis merasa
perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan
Teknologi Informasi menyebabkan perubahan pada pola kebiasaan kerja. Misalnya
penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).
Berikut ini adalah manfaat teknologi
informasi dalam bisnis
Mempermudah Cara
Komunikasi
Bagi
banyak perusahaan, email adalah sarana utama komunikasi antara karyawan,
pemasok dan pelanggan. Email adalah salah satu pendorong awal Internet,
Penggunaannya sangat mudah dan relatif jauh lebih murah jika dibandingkan
dengan faksimile untuk berkomunikasi. Selama bertahun-tahun, sejumlah alat
komunikasi lainnya juga berkembang, yang memungkinkan para staf untuk saling
berkomunikasi dengan menggunakan sistem chat (chatting), alat pertemuan online
dengan sistem konferensi video seperti webinar, Voice over internet protocol
(VOIP) dan masih banyak lagi lainnya.
PENDIRIAN BISNIS
Berikut
ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan:
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini menjadi prinsip yang paling penting
demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada
tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent
yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
Untuk
beberapa jenis badan usaha lainnya, misalnya sole distributor dari sebuah merek
dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment
sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan, jika
perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan
barang yang diproduksi.
Beberapa
dokumen yang diperlukan pada tahapan ini adalah Tanda Daftar Perusahaan (TDP),
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Bukti diri. Serta perizinan yang perlu
dipenuhi dalam badan usaha tersebut, yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),
dan Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha
yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar,
maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang
dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat
suatu bentuk badan usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu
macam.
Adapun
pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
(KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA).
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani.
Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan
dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan,
perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan
izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha
akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan
izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan
operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin
pendirian industri yang berupa SIUP.
KONTRAK KERJA
Defini
kontrak kerja adalah suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan
perusahaan.
Adapun
isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan selama
terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja
tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.
Terdapat
3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian
kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak.
Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang
dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian
kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan
karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada
kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui
masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah
lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
Untuk
kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan kewajiban
perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke perusahaan
yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang dibuat
adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk bekerja.
Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda mengikuti hak
dan kewajiban perusahaan tersebut.
PROSEDUR
PENGADAAN
Prosedur
pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan
barang dan jasa.
A. Prosedur Pengadaan Tenaga Kerja
Prosedur
pengadaan tenaga kerja terdiri dari:
1. Perencanaan Tenaga KerjaPerencanaan
tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang
dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua
cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan
kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2,
yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job
Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi,
penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
2. Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan
tenaga kerja diperoleh dari 2 sumber, yaitu sumber internal dan sumber
eksternal.
Sumber
internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan
nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik,
dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu
lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja
meningkat. Namun, kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru,
terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan
promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik
tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga
kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi.
Sumber
eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga
pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet.
Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat
meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh
ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya
yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik
tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan
mencegah persaingan yang negatif.
3. Seleksi Tenaga Kerja
Ada
5 tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes
kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan).
Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu :
·
Succecive
Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem
gugur.
·
Compensatory
Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada
semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
4. Penempatan
Tenaga Kerja
Penempatan
tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara
kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya. Indikator kesalahan
penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi
konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.
B. Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Berdasarkan
Keppres No. 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa terdapat beberapa
metode pemilihan serta sistem penilaian kompetensi penyedia barang dan jasa.
secara umum jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa, yang antara
lain:
1.
Metode
Pelelangan Umum merupakan metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang relatif
banyak dilakukan. Pelelangan umum dilakukan secara terbuka dengan pengumuman
secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan
umum, sehingga masyarakat luas dunia usaha yang berminat dan memenuhi
kualifikasi dapat mengikutinya.
2.
Pelelangan
Terbatas terbatas dilakukan, jika pelelangan umum sulit dilaksanakan karena
penyedia barang/jasa yang mampu mengerjakan diyakini terbatas dan pekerjaannya
kompleks, maka dilakukan pelelangan terbatas. Pelelangan terbatas diumumkan
secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan
penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada
penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.
3.
Pemilihan
Langsung yaitu pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan dengan
membandingkan sebanyak-banyaknya penawaran, sekurang-kurangnya 3 (tiga)
penawaran dari penyedia barang/jasa yang telah lulus prakualifikasi serta
dilakukan negosiasi baik teknis maupun biaya serta harus diumumkan minimal
melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan
melalui internet.
4.
Penunjukan
Langsung. Berdasarkan ketentuan dalam Keppres No 80/2003 tentang Pedoman
Pengadaan Barang dan Jasa, Penunjukan langsung dalam pengadaan barang/jasa
dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria yang antara lain:
·
Terjadi
keadaan darurat untuk pertahanan negara, keamanan dan keselamatan masyarakat
yang pelaksanaan pekerjaannya tidak dapat ditunda, atau harus dilakukan segera,
termasuk penanganan darurat akibat bencana alam,
·
Pekerjaan
yang bersifat rahasia dan menyangkut pertahanan serta keamanan negara yang
ditetapkan oleh Presiden,
·
Pekerjaan
berskala kecil dengan nilai paket pekerjaan maksimum Rp. 50.000.000,
·
Paket
pekerjaan berupa pekerjaan/barang spesifik yang hanya dapat dilaksanakan oleh
satu penyedia barang/jasa, pabrikan, pemegang hak paten tertentu,
·
Paket
pekerjaan merupakan hasil produksi usaha kecil atau koperasi kecil atau
pengrajin industri kecil yang telah mempunyai pasar dan harga yang relatif
stabil,
·
Paket
pekerjaan bersifat kompleks dan hanya dapat dilaksanakan dengan penggunaan teknologi
khusus dan/atau hanya ada satu penyedia barang/jasa yang mampu
mengaplikasikannya.
Aplikasi
Android untuk bisnis
1. My
Budget Book
My Budget Book dapat membantu Anda
dalam melacak pengeluaran dan pendapatan, serta membantu Anda mengelola uang
secara lebih efektif. Modus anggaran memungkinkan Anda untuk mengatur berbagai
tujuan dan untuk jangka waktu tertentu. Anda juga dapat menentukan batas-batas
untuk akun seperti kartu kredit atau jenis pembayaran lainnya.
Fitur
Utama :
·
Hanya
dapat digunakan secara Offline. Untuk alasan keamanan, aplikasi tidak memiliki
izin internet.
·
Tidak
ada iklan dan tidak ada biaya tersembunyi dalam aplikasi.
·
Visualisasi
statistik sebagai tabel dan grafik serta dapat melihat bagaimana anda
menghabiskan uang.
·
Dapat
melakukan backup sehingga Anda tidak pernah kehilangan data Anda (termasuk
backup otomatis).
·
Dll.
2.
MoneyWiz 2 – Personal Finance
MoneyWiz
2 – Personal Finance merupakan aplikasi keuangan Android yang dapat mengatur
pengeluaran dan pemasukan secara detail dan lengkap. Aplikasi ini sangat
populer, telah di muat pula pada situs berita dan bisnis seperti Forbes,
MacWorld, The Telegraph, The Independent, Mashable, TUAW, Cult of Mac dan
banyak lagi. Yang menariknya lagi, aplikasi ini menawarkan online banking dari
seluruh dunia dan dapat di sinkronisasi dengan aplikasi lain. Tertarik mencoba,
unduh melalui Google Play Store.
3.
Microsoft Office Mobile
Microsoft
Office Mobile merupakan aplikasi Office terbaik untuk smartphone dan tablet
Android. Dengan aplikasi ini anda bisa mengakses, menampilkan, dan mengedit
dokumen Word, Excel, dan PowerPoint hampir dari mana saja dan kapan saja.
Keperluan bisnis anda akan terbantu saat anda ingin membuat atau membuka
dokumen lewat smartphone Android.
4. Microsoft
OneDrive
Microsoft OneDrive merupakan aplikasi
Android besutan dari Microsoft Corporation. Dengan adanya aplikasi ini, anda
bisa mengakses semua dokumen Word, Excel, dan PowerPoint di mana saja dan kapan
saja, baik itu melalui smartphone, tablet, ataupun laptop (PC). Anda tidak
perlu susah payah menggunakan Flash Disk untuk memindah dokumen, karena dengan
OneDrive anda bisa mengakses secara online dengan mudah dan cepat.
5.
Presentation Link (PowerPoint)
Presentation
Link adalah aplikasi Android yang difungsikan untuk melakukan presentasi dengan
bantuan Bluetooth dan Wifi. Dengan adanya aplikasi ini, anda bisa melakukan
presentasi atau menyampaikan informasi mengenai bisnis (Pekerjaan) pada semua
kelompok atau tim tertentu hanya dengan smartphone Android. Semua kontrol dan
kendali slide dapat dilakukan menggunakan Android. Cukup dengan memasukkan
alamat IP komputer maka secara otomatis kendali berada pada ponsel Android.
Pengembangan Sistem Bisnis
Untuk membangun sebuah bisnis, meskipun dalam skala kecil
menengah, hal yang paling mendasar adalah memahami dahulu bagaimana tahapan
bisnis, mulai dari awal hingga bisnis tersebut berkembang. Bisa menjadi panduan
Anda. Pakar marketing dari Ednovate Marketing, Hermas Puspito, membagi tahapan
tersebut menjadi lima:
TAHAP 1: MENCARI
IDE BISNIS
TAHAP 2: MEMULAI BISNIS.
TAHAP 3: MENINGKATKAN PROFIT
TAHAP 4: MEMBANGUN SISTEM
TAHAP 5: MENGEMBANGKAN
7.4 Implementasi Sistem Bisnis
Perkembangan bisnis dewasa ini yang semakin pesat dan
juga semakin ketat, menuntut para pelaku usaha untuk mampu terus menerus
beradaptasi dan berinovasi dalam melakukan usahanya. Hal ini sangat diperlukan
agar bisnis yang dijalankannya dapat terus bersaing atau bahkan menjadi market
leader. Untuk itu, perusahaan harus mampu melakukan perbaikan dan perubahan
yang terus menerus dalam segala hal seperti pengembangan organisasi,
pengembangan sumber daya manusia, perencanaan bisnis dan lain sebagainya
khususnya dalam hal sistim informasi perusahaan.
Sistim informasi sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam
berbagai hal misalnya untuk pengumpulan data, penyimpanan sampai pengolahan
data. Sebagai bagian integral dari sistim pengambilan keputusan,
mengidentifikasi masalah, peramalan bisnis dan masih banyak lagi. Sistem
informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan.
Sistim informasi merupakan suatu sistim yang kompleks dan
memerlukan perencanaan dan pengembangan yang cermat agar sesuai dengan kebutuhan
penggunanya. Abdulkadir menjelaskan bahwa sistem informasi merupakan sebuah
sistem yang menyajikan informasi yang digunakan untuk operasi dan manajemen dalam pengambilan keputusan
dalam organisasi.
Biaya pembangunan dan pengembangannya dapat dikatakan
relatif mahal, mengapa ? karena pembangunan sistim informasi membutuhkan sumber
daya manusia yang kompeten di bidangnya serta mampu mengintegrasikannya dengan
kebutuhan perusahaan yang biasanya memiliki kompleksitas yang tinggi.
Sebelum membangun sistem informasi ini, perusahaan harus
melakukan beberapa langkah terlebih dahulu agar pembangunan sistem informasi
yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Untuk itu secara detail harus
dijawab pertanyaan-pertanyaan:
1. Informasi
apakah yang dibutuhkan?
2. Oleh siapa?
3. Kapan?
4. Dimana?
5. Dalam
bentuk apa?
6. Bagaimana
cara memperolehnya?
7. Dari mana
asalnya?
8. Bagaimana
cara mengumpulkannya?
Jika langkah- langkah diatas telah dilakukan maka barulah
proses pembangunan sistem informasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional
perusahaan dapat terpenuhi.
Aturan E-Business pada Bisnis :
1. Komunikasi
Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya fasilitas
atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan,
transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan
perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang
bisa mempertemukan pelaku e-Business menjadi syarat utama terselenggaranya.
2. Komersial
(Perdagangan)
Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business adalah
adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang,
pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang memesan
barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui gambar
atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan,
sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stock
barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem
shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran misalnya bank atau
penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat
pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup.
3. Proses
Bisnis
Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi
elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business harus
melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi
informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang
menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan
dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.
4. Layanan
Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business,
penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke
customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau. Misalnya,
dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih
seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara
fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan
dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal
karena data-data aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk
meningkatkan pelayanan.
5. Learning
Untuk meningkatkan awareness baik diantara pengguna
maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak
anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online.
Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu
belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna
maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin computer maka
diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media
transaksi dengan lancar.
6. Kolaborasi
Satu siklus transaksi online antara penjual dan pembeli
melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk menyelesaikan
transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi kolaborasi antara
penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu kredit untuk
menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi kolaborasi antara
penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman barang untuk
mengantarkan barang sampai ke embeli. Pihak lain yang juga terlibat adalah
pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas barang yang
dikirim. Kolaborasi yang terjadi dalam e-Business.
7. Komunitas
Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan
salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business,
komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri
secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk,
layanan, maupun mekanisme transaksi.