Kamis, 06 Desember 2018

Rangkuman Materi Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

BAB I : SISTEM CERDAS
            Sistem cerdas atau biasa lebih di kenal dengan Kecerdasan Buatan atau Intelegensi Buatan(Artificial Inteligence) merupakan cabang terpenting dalam dunia komputer. Komputer bukan hanya alat untuk menghitung, tetapi diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bisa dikerjakan oleh manusia. Manusia mempunyai pengetahuan, pengalaman dan kemampuan penalaran yang baik, agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

BAB 2 : ARTIFICIAL INTELLIGENCE
            Artificial Intelligence atau biasa disebut AI yang artinya kecerdasan buatan, AI merupakan mesin yang belajar dari pengalaman, menyesuaikan diri dengan inputan baru dan melakukan tugas seperti manusia. Jadi kecerdasan buatan ini dimasukkan ke dalam computer agar dapat menjalankan pekerjaan yang dikerjakan manusia. Sebagian besar contoh AI yang Anda dengar saat ini, mulai dari AI dalam game catur hingga auto drive pada mobil. AI ini sangat bergantung pada pembelajaran mendalam dan pemrosesan bahasa alami. Dengan menggunakan teknologi ini, komputer dapat dilatih untuk menyelesaikan tugas tertentu dengan memproses sejumlah besar data dan mengenali pola dalam data.

BAB 3 : DEFINISI DAN KONSEP SISTEM CERDAS
            Agen adalah segala sesuatu yang dapat dipandang sebagai entitas pada suatu lingkungan yang mengamati melalui alat sensor dan bertindak melalui alat aktuator. Agen cerdas merupakan agen yang ditanamkan kecerdasan yang dimiliki oleh seorang manusia sehingga agen tersebut dapat melakukan hal-hal yang memerlukan kecerdasan yang biasanya dilakukan oleh manusia.

BAB 4 : CONTOH SISTEM CERDAS
Mobil otomatis adalah mobil yang dapat berperilaku secara otomatis. Lingkungan yang membentuknya adalah jalan, rambu lalu lintas, penumpang atau orang, dan kendaraan lain serta faktor lain yang belum terpikirkan. Dengan memiliki tujuan berkendara secara otomatis dengan aman, lancar, dan tidak melanggar peraturan. Oleh karena itu mesin membutuhkan bantuan sensor sebagai masukan. Adapun sensor yang dapat digunakan adalah sensor sonar, kamera, sinyal GPS, speedometer, dan sebagainya. Untuk selanjutnya melakukan tindakan mengendarai mobil seperti menekan pedal, rem, mengarahkan mobil.