Jumat, 08 November 2019

Audit Teknologi Sistem Informasi


TUGAS AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI





DISUSUN OLEH :
1.      ALIF FATHURRAHMAN PANGESTU - 10116597
2.      BAGAS PRATOMO – 11116302
3.      RICKY RAMADHAN - 16116323
KELAS 4KA22








PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perkembangan teknologi dalam beberapa dasawarsa terakhir berkembang pesat. Dalam segala bidang kehidupan, mayoritas sudah memanfaatkan teknologi. Tak mengenal batas umur, tempat, status sosial, hampir semuanya merasakan dampak kemajuan teknologi.
 Teknologi informasi memang semakin dibutuhkan. Baik untuk menunjang produktivitas kegiatan keorganisasian ataupun perseorangan. Bahkan dalam sebagian bidang, TI telah menjadi kebutuhan primer. Banyak perusahaan yang semakin besar karena memanfaatkan kemajuan TI. TI memungkinkan untuk melakukan proses bisnis yang cepat dan akurat. Tidak hanya itu, saat ini TI sudah menjadi alat pendukung dalam pengambilan keputusan perusahaan.
Peningkatan kebutuhan dari para pelanggan terhadap tuntutan kinerja perusahaan yang lebih baik semakin lama semakin tinggi. Dari satu sisi, tidak hanya melalui hasil (output) berupa produk atau jasa semata, tetapi juga telah mencakup proses yang berhubungan dengan pelanggan. Mulai dari proses pemesanan barang, proses pengiriman barang pelanggan, sampai ke bagian keuangan yang berhubungan dengan pelanggan akan lebih terkendali bila terjadi pertukaran informasi secara real time. Apabila perusahaan tidak dapat mengelola informasi dengan baik, maka pelanggan akan dengan mudah berpindah-pindah menuju perusahaan lain.
Seiring dengan besarnya ekspektasi pelanggan dan shareholder, perusahaan berusaha memenuhi kebutuhan itu dengan meningkatkan fasilitas dan kapabilitas guna meningkatkan produktifitas dan mengangkat reputasi perusahaan dengan meneraplan sistem perusahaan dengan standarisasi TI. Namun dalam penerapannya, masih banyak pula perusahaan ataupun instansi yang belum mengetahui tata kelola TI dengan baik. Bahkan TI digunakan hanya untuk sekedar pelengkap yang tidak dimanfaatkan secara maksimal. Tentunya hal ini tidak selaras dengan tujuan tata kelola TI. Tata kelola TI (IT Governance) bertujuan mengarahkan TI dan memastikan pencapaian kinerja sesuai dengan tujuan yang diinginkan, antara lain :
a.       TI menjadi searah dengan perusahaan dan manfaat yang dijanjikan dapat terealisasi.
b.      TI memungkinkan perusahaan memanfaatkan peluang dan memaksimalkan keuntungan.
c.       Sumber daya TI digunakan secara bertanggung jawab.
d.      TI berkaitan erat dengan resiko yang harus diatur dengan baik.
Penerapan TI di suatu perusahaan tidak selamanya selaras dengan strategi dan tujuan organisasi. Untuk itu perlu diadakan analisis terhadap infrastruktur dan Pengelolaan TI yang ada agar dapat selalu dipastikan kesesuaian infrastruktur dan pengelolaan yang ada dengan tujuan organisasi.
IT governance sendiri adalah satu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus pada sistem teknologi informasi (TI) serta manajemen kinerja dan resikonya. Meningkatnya minat pada tata kelola TI sebagian besar muncul karena adanya prakarsa kepatuhan serta semakin diakuinya kemudahan proyek TI untuk lepas kendali yang dapat berakibat besar terhadap kinerja suatu organisasi.


TEORI
IT Governance
Penerapan TI di perusahaan akan dapat dilakukan dengan baik apabila ditunjang dengan suatu pengelolaan TI (IT Governance) dari mulai perencanaan sampai implementasinya. Definisi IT Governance menurut ITGI (The IT Governance Institute) adalah: “Suatu bagian terintegrasi dari kepengurusan perusahaan serta mencakup kepemimpinn dan struktur serta proses organisasi yang memastikan bahwa TI perusahaan mempertahankan dan memperluas strategi dan tujuan organisasi.”
Kegunaan IT Governance adalah untuk mengatur penggunaan TI dan memastikan performa TI sesuai dengan tujuan berikut ini :
1.      Keselarasan TI dengan perusahaan dan realisasi keuntungan-keuntungan yang dijanjikan dari penerapan TI.
2.      Penggunaan TI agar memungkinkan perusahaan mengekploitasi kesempatan yang ada dan memaksimalkan keuntungan.
3.      Penggunaan sumber daya TI yang bertanggung jawab.
4.      Penanganan manajemen risiko yang terkait TI secara tepat.
Alasan terpenting mengapa IT governance penting adalah bahwa ekspektasi dan realitas sering kali tidak sesuai. Shareholder perusahaan selalu berharap tentang perusahaan untuk :
1.      Memberikan solusi TI dengan kualitas yang bagus, tepat waktu dan sesuai dengan anggaran.
2.      Menguasai dan menggunakan TI untuk mendatangkan keuntungan.
3.      Menerapkan TI untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas sambil menangani risiko TI.
IT Governance merupakan bagian terintegrasi bagi kesuksesan pengaturan perusahaan dengan jaminan efisiensi dan efektivitas perbaikan pengukuran dalam kaitan dengan proses perusahaan. IT Governance memungkinkan perusahaan untuk memperoleh keunggulan penuh terhadap informasi, keuntungan yang maksimal, modal, peluang dan keunggulan kompetitif dalam bersaing.

COBIT (Control Objectives For Information And Related Technology)
Alat yang komprehensif  untuk  menciptakan  adanya IT Governance di  organisasi  adalah penggunaan COBIT  (Control Objectives For Information And  Related Technology) yang mempertemukan  kebutuhan beragam manajemen dengan  menjembatani  celah  antara risiko  bisnis,  kebutuhan  kontrol, dan  masalah­masalah  teknis TI. COBIT menyediakan referensi best  business practice yang  mencakup  keseluruhan proses bisnis organisasi dan  memaparkannya dalam struktur aktivitas­ aktivitas  logis yang  dapat dikelola dan  dikendalikan secara efektif.
Tujuan utama COBIT adalah memberikan kebijaksanaan yang jelas dan latihan yang bagus bagi IT Governance bagi organisasi di seluruh dunia untuk membantu manajemen senior untuk memahami dan mengatur resiko-resiko yang berhubungan dengan TI. COBIT melakukannya dengan menyediakan kerangka kerja IT Governance dan petunjuk kontrol obyektif yang rinci bagi manajemen, pemilik proses bisnis, pemakai dan auditor.


REVIEW JURNAL
Judul                          : Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) pada Bidang Akademik dengan Cobit Frame Work Studi Kasus pada Universitas Stikubank Semarang
Volume                       : Vol.16, No.2.
Tahun                         : Juli 2011
Penulis                        : Agus Prasetyo Utomo dan Novita Mariana
Tujuan penelitian
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan IT Governance yang sudah ada di Lembaga melalui Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate(ME), dan membuat sebuah rekomendasi pengelolaan TI yang sesuai dengan strategi bisnis dan tujuan UNISBANK berdasarkan KGI dan KPI
Waktu penelitian
Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli 2011 di Universitas Stikubank Semarang.
Metode penelitian 
Metode penelitian yang digunakan adalah dengan melakukan studi lapangan, analisis data dan membuat kuesioner. Setelah itu dilakukan analisis terhadap kuesioner yang telah disebar.
Hasil penelitian
Berdasarkan uraian dan pembahasan dari bab-bab sebelumnya, dari jurnal berjudul “Analisis Tata Kelola Teknologi Informasi (IT Governance) pada Bidang Akademik dengan Cobit Frame Work Studi Kasus pada Universitas Stikubank Semarang” didapat kesimpulan bahwa pihak Universitas Stikubank yang bekerja sama dengan divisinya yang bernama P2ICT telah melakukan upaya untuk memperbaiki program pendidikan dan pelatihan terhadap SDM nya, menandakan bahwa pihak Universitas Stikubank melakukan IT Governance dengan sangat baik.

Secara keseluruhan, jurnal ini sangat baik. Penjelasannya pun singkat, jelas dan padat.  Data-data dituliskan secara lengkap. Namun akan lebih baik bila dibuat suatu pengontrol aktivitas dan evaluasi terhadap kinerja IT governance itu sendiri, dan diberikan standar pengukuran kinerja IT governance.


DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/35538646/Analisis_Tata_Kelola_Teknologi_Informasi_It_Governance_pada_Bidang_Akademik_dengan_Cobit_Frame_Work_Studi_Kasus_pada_Universitas_Stikubank_Semarang