Rabu, 27 November 2019
Jumat, 08 November 2019
Audit Teknologi Sistem Informasi
TUGAS
AUDIT TEKNOLOGI SISTEM INFORMASI

DISUSUN OLEH :
1.
ALIF
FATHURRAHMAN PANGESTU - 10116597
2.
BAGAS PRATOMO –
11116302
3.
RICKY RAMADHAN -
16116323
KELAS 4KA22
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Perkembangan
teknologi dalam beberapa dasawarsa terakhir berkembang pesat. Dalam segala
bidang kehidupan, mayoritas sudah memanfaatkan teknologi. Tak mengenal batas
umur, tempat, status sosial, hampir semuanya merasakan dampak kemajuan
teknologi.
Teknologi informasi memang semakin dibutuhkan.
Baik untuk menunjang produktivitas kegiatan keorganisasian ataupun
perseorangan. Bahkan dalam sebagian bidang, TI telah menjadi kebutuhan primer.
Banyak perusahaan yang semakin besar karena memanfaatkan kemajuan TI. TI
memungkinkan untuk melakukan proses bisnis yang cepat dan akurat. Tidak hanya itu,
saat ini TI sudah menjadi alat pendukung dalam pengambilan keputusan
perusahaan.
Peningkatan
kebutuhan dari para pelanggan terhadap tuntutan kinerja perusahaan yang lebih
baik semakin lama semakin tinggi. Dari satu sisi, tidak hanya melalui hasil
(output) berupa produk atau jasa semata, tetapi juga telah mencakup proses yang
berhubungan dengan pelanggan. Mulai dari proses pemesanan barang, proses
pengiriman barang pelanggan, sampai ke bagian keuangan yang berhubungan dengan
pelanggan akan lebih terkendali bila terjadi pertukaran informasi secara real
time. Apabila perusahaan tidak dapat mengelola informasi dengan baik, maka
pelanggan akan dengan mudah berpindah-pindah menuju perusahaan lain.
Seiring
dengan besarnya ekspektasi pelanggan dan shareholder, perusahaan berusaha
memenuhi kebutuhan itu dengan meningkatkan fasilitas dan kapabilitas guna
meningkatkan produktifitas dan mengangkat reputasi perusahaan dengan meneraplan
sistem perusahaan dengan standarisasi TI. Namun dalam penerapannya, masih
banyak pula perusahaan ataupun instansi yang belum mengetahui tata kelola TI
dengan baik. Bahkan TI digunakan hanya untuk sekedar pelengkap yang tidak
dimanfaatkan secara maksimal. Tentunya hal ini tidak selaras dengan tujuan tata
kelola TI. Tata kelola TI (IT Governance) bertujuan mengarahkan TI dan
memastikan pencapaian kinerja sesuai dengan tujuan yang diinginkan, antara lain
:
a.
TI menjadi searah dengan perusahaan dan
manfaat yang dijanjikan dapat terealisasi.
b.
TI memungkinkan perusahaan memanfaatkan
peluang dan memaksimalkan keuntungan.
c.
Sumber daya TI digunakan secara
bertanggung jawab.
d.
TI berkaitan erat dengan resiko yang
harus diatur dengan baik.
Penerapan
TI di suatu perusahaan tidak selamanya selaras dengan strategi dan tujuan
organisasi. Untuk itu perlu diadakan analisis terhadap infrastruktur dan
Pengelolaan TI yang ada agar dapat selalu dipastikan kesesuaian infrastruktur
dan pengelolaan yang ada dengan tujuan organisasi.
IT
governance sendiri adalah satu cabang dari tata kelola perusahaan yang terfokus
pada sistem teknologi informasi (TI) serta manajemen kinerja dan resikonya.
Meningkatnya minat pada tata kelola TI sebagian besar muncul karena adanya
prakarsa kepatuhan serta semakin diakuinya kemudahan proyek TI untuk lepas
kendali yang dapat berakibat besar terhadap kinerja suatu organisasi.
TEORI
IT Governance
Penerapan
TI di perusahaan akan dapat dilakukan dengan baik apabila ditunjang dengan
suatu pengelolaan TI (IT Governance) dari mulai perencanaan sampai
implementasinya. Definisi IT Governance menurut ITGI (The IT Governance
Institute) adalah: “Suatu bagian terintegrasi dari kepengurusan perusahaan
serta mencakup kepemimpinn dan struktur serta proses organisasi yang memastikan
bahwa TI perusahaan mempertahankan dan memperluas strategi dan tujuan
organisasi.”
Kegunaan
IT Governance adalah untuk mengatur penggunaan TI dan memastikan performa TI
sesuai dengan tujuan berikut ini :
1.
Keselarasan TI dengan perusahaan dan
realisasi keuntungan-keuntungan yang dijanjikan dari penerapan TI.
2.
Penggunaan TI agar memungkinkan
perusahaan mengekploitasi kesempatan yang ada dan memaksimalkan keuntungan.
3.
Penggunaan sumber daya TI yang
bertanggung jawab.
4.
Penanganan manajemen risiko yang terkait
TI secara tepat.
Alasan
terpenting mengapa IT governance penting adalah bahwa ekspektasi dan realitas
sering kali tidak sesuai. Shareholder perusahaan selalu berharap tentang
perusahaan untuk :
1.
Memberikan solusi TI dengan kualitas
yang bagus, tepat waktu dan sesuai dengan anggaran.
2.
Menguasai dan menggunakan TI untuk
mendatangkan keuntungan.
3.
Menerapkan TI untuk meningkatkan
efisiensi dan produktifitas sambil menangani risiko TI.
IT
Governance merupakan bagian terintegrasi bagi kesuksesan pengaturan perusahaan
dengan jaminan efisiensi dan efektivitas perbaikan pengukuran dalam kaitan
dengan proses perusahaan. IT Governance memungkinkan perusahaan untuk
memperoleh keunggulan penuh terhadap informasi, keuntungan yang maksimal,
modal, peluang dan keunggulan kompetitif dalam bersaing.
COBIT
(Control Objectives For Information And Related Technology)
Alat
yang komprehensif untuk menciptakan adanya IT Governance
di organisasi adalah penggunaan COBIT (Control Objectives For
Information And Related Technology) yang mempertemukan
kebutuhan beragam manajemen dengan menjembatani celah antara
risiko bisnis, kebutuhan kontrol, dan masalahmasalah
teknis TI. COBIT menyediakan referensi best business practice
yang mencakup keseluruhan proses bisnis organisasi dan
memaparkannya dalam struktur aktivitas aktivitas logis yang dapat
dikelola dan dikendalikan secara efektif.
Tujuan
utama COBIT adalah memberikan kebijaksanaan yang jelas dan latihan yang bagus
bagi IT Governance bagi organisasi di seluruh dunia untuk membantu manajemen
senior untuk memahami dan mengatur resiko-resiko yang berhubungan dengan TI.
COBIT melakukannya dengan menyediakan kerangka kerja IT Governance dan petunjuk
kontrol obyektif yang rinci bagi manajemen, pemilik proses bisnis, pemakai dan
auditor.
REVIEW
JURNAL
Judul : Analisis Tata Kelola
Teknologi Informasi (IT Governance) pada Bidang Akademik dengan Cobit Frame
Work Studi Kasus pada Universitas Stikubank Semarang
Volume : Vol.16, No.2.
Tahun
: Juli 2011
Penulis : Agus Prasetyo Utomo
dan Novita Mariana
Tujuan
penelitian
Tujuan dilakukannya
penelitian ini adalah untuk mengembangkan IT Governance yang sudah ada di
Lembaga melalui Deliver and Support (DS), Monitor and Evaluate(ME), dan membuat
sebuah rekomendasi pengelolaan TI yang sesuai dengan strategi bisnis dan tujuan
UNISBANK berdasarkan KGI dan KPI
Waktu
penelitian
Penelitian ini
dilakukan pada bulan Juli 2011 di Universitas Stikubank Semarang.
Metode
penelitian
Metode penelitian yang
digunakan adalah dengan melakukan studi lapangan, analisis data dan membuat
kuesioner. Setelah itu dilakukan analisis terhadap kuesioner yang telah
disebar.
Hasil
penelitian
Berdasarkan uraian dan
pembahasan dari bab-bab sebelumnya, dari jurnal berjudul “Analisis Tata Kelola
Teknologi Informasi (IT Governance) pada Bidang Akademik dengan Cobit Frame
Work Studi Kasus pada Universitas Stikubank Semarang” didapat kesimpulan bahwa
pihak Universitas Stikubank yang bekerja sama dengan divisinya yang bernama P2ICT
telah melakukan upaya untuk memperbaiki program pendidikan dan pelatihan
terhadap SDM nya, menandakan bahwa pihak Universitas Stikubank melakukan IT
Governance dengan sangat baik.
Secara keseluruhan,
jurnal ini sangat baik. Penjelasannya pun singkat, jelas dan padat. Data-data dituliskan secara lengkap. Namun
akan lebih baik bila dibuat suatu pengontrol aktivitas dan evaluasi terhadap
kinerja IT governance itu sendiri, dan diberikan standar pengukuran kinerja IT
governance.
DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/35538646/Analisis_Tata_Kelola_Teknologi_Informasi_It_Governance_pada_Bidang_Akademik_dengan_Cobit_Frame_Work_Studi_Kasus_pada_Universitas_Stikubank_Semarang
Langganan:
Komentar (Atom)