ITIL singkatan dari Information Technology Infrastructure Library, yang merupakan best practice framework dalam mengelola teknologi informasi berbasis layanan. Nama ITIL dan IT Infrastructure Library merupakan merek dagang terdaftar dari Office of Government Commerce (OGC) Britania Raya.
ITIL memberikan deskripsi detil tentang beberapa praktik (TI) penting dengan daftar cek, tugas, serta prosedur yang menyeluruh yang dapat disesuaikan dengan segala jenis organisasi (TI).
Walaupun dikembangkan sejak dasawarsa 1980-an, penggunaan ITIL baru meluas pada pertengahan 1990-an dengan spesifikasi versi keduanya (ITIL v2) yang paling dikenal dengan dua set bukunya yang berhubungan dengan ITSM (IT Service Management), yaitu Service Delivery (Antar Layanan) dan Service Support (Dukungan Layanan). Dalam versi terbaru adalah versi 3. Perubahan mendasar pada versi ini terletak dari sudut pandang pengelolaan IT, dimana pada versi 2 ITIL mengelola layanan sebagai sekumpulan proses dan fungsi sementara dalam ITIL versi 3 layanan sebagai sebuah lifecycle / daur hidup.
a.) Service Strategy Inti dari ITIL Service Lifecycle adalah Service Strategy. Service Strategy memberikan panduan kepada pengimplementasi ITSM pada bagaimana memandang konsep ITSM bukan hanya sebagai sebuah kemampuan organisasi (dalam memberikan, mengelola serta mengoperasikan layanan TI), tapi juga sebagai sebuah aset strategis perusahaan. Panduan ini disajikan dalam bentuk prinsip-prinsip dasar dari konsep ITSM, acuan-acuan serta proses-proses inti yang beroperasi di keseluruhan tahapan ITIL Service Lifecycle.
Proses-proses yang dicakup dalam Service Strategy :
Service Portfolio Management
Financial Management
Demand Management
b.) Service design Service Design berisi prinsip-prinsip dan metode-metode desain untuk mengkonversi tujuan-tujuan strategis organisasi TI dan bisnis menjadi portofolio/koleksi layanan TI serta aset-aset layanan, seperti server, storage dan sebagainya. Ruang lingkup Service Design tidak melulu hanya untuk mendesain layanan TI baru, namun juga proses-proses perubahan maupun peningkatan kualitas layanan, kontinyuitas layanan maupun kinerja dari layanan. Proses-proses yang dicakup dalam Service Design yaitu: 1. Service Catalog Management 2. Service Level Management 3. Supplier Management 4. Capacity Management 5. Availability Management 6. IT Service Continuity Management 7. Information Security Management
c.) Service Traansition
Service Transition menyediakan panduan kepada organisasi TI untuk dapat mengembangkan serta kemampuan untuk mengubah hasil desain layanan TI baik yang baru maupun layanan TI yang dirubah spesifikasinya ke dalam lingkungan operasional. Tahapan lifecycle ini memberikan gambaran bagaimana sebuah kebutuhan yang didefinisikan dalam Service Strategy kemudian dibentuk dalam Service Design untuk selanjutnya secara efektif direalisasikan dalam Service Operation.
d.) Service Operation
Service Operation merupakan tahapan lifecycle yang mencakup kegiatan operasional harian pengelolaan layanan-layanan TI. Di dalamnya terdapat panduan pada bagaimana mengelola layanan TI secara efisien dan efektif. Panduan-panduan ini mencakup bagaiman menjaga kestabilan operasional layanan TI serta pengelolaan perubahan desain, skala, ruang lingkup serta target kinerja layanan TI. Proses-proses yang dicakup dalam Service Transition yaitu: 1. Event Management 2. Incident Management 3. Problem Management 4. Request Fulfillment 5. Access Management
e.) Continual Srvice Improvement
Continual Service Improvement (CSI) memberikan panduan penting dalam menyusun serta memelihara kualitas layanan dari proses desain, transisi dan pengoperasiannya. CSI mengkombinasikan berbagai prinsip dan metode dari manajemen kualitas. Penerapan ini merupakan pendahuluan dari Countinual Service Inprovement (CSI) berdasarkan ISO/IEC 20000, yang merupakan :
• Mendefinsikan pemeriksaan yang dibutuhkan dalam melakukan eksekusi pada tahapan pemeriksaan. • Mengidentifikasikan komparisasi tampilan berdasarkan CSI serta lifecycle yang lainnya. • Mengidentifikasikan proses aktivitas yang membutuhkan pengenalan. • Mengidentifikasikan kewajiban dan wewenang dari manajemen. • Mencari tools yang dibutuhkan untuk mendukung dan mempros dokumen sumber : https://aisyahoctav.weebly.com/softskill/penjelasan-tentang-information-technology-infrastructure-library
Dalam bidang ini banyak
menyita perhatian masyarakat misalnya saja berbagai macam jejaring sosial yang
sekarang di minati masyarakat seperti facebook, twitter, skype, yahoo
messenger, my space, hello dll. Dengan menggunakan jejaring sosial ini dengan
mudah dapat menjalin komunikasid dengan semua user dibelahan dunia manapun.
Bidang Industri/Dagang
Dalam bidang ini memudahkan
bagi siapa pun yang ingin menawarkan/mempromosikan produk tertentu sehingga
tidak susah susah untuk membuka toko dan promosi langsung didepan konsumen,
melalui new media pedagang dapat mempromosikan produk nya melalui membuka
online shop, bisa melalui facebook, twitter atau kaskus.
Bidang Pendidikan
Dalam bidang ini sangat
memudahkan bagi pelajar maupun pengajar dalam mendapatkan materi yang di
inginkan. Bisa melalui search engine kita bisa mendapatkan segala informasi,
atau dengan fasilitas E-book, fasilitas email juga bisa membantu dalan proses
mengerjakan tugas atau saling tukar informasi.
Bidang Lowongan Kerja
Dalam bidang ini bagi yang
ingin mencari pekerjaan cukup searching di internet lalu mendaftar secara
online bahkan bisa mengikuti tes masuk secara online juga, tidak perlu lagi
susah payah datang dari kantor ke kantor
TANTANGAN NEW MEDIA
Berikut ini adalah beberapa tantangan
new media, yaitu :
1. Market
Dewasa ini kebutuhan konsumen kian majemuk. Perusahaan
tidak cukup menyandarkan segmentasi dari satu atau dua kriteria saja, tetapi
harus lebih dalam. Misalnya ke segi life style, hobi dll. Anda harus mampu
memetakan target market sambil memperhatikan misi yang ingin dicapai
perusahaan.
2. Message
Perusahaan sudah tidak bisa lagi mendikte konsumen
karena zamannya sudah user generate content. Makanya, sebelum mendeklarasikan
sebuah pesan, perusahaan harus mengubah mindset dulu. Perhatikan siapa audiens
anda. Lihat kultur budaya konsumen, psikologis, perilaku umur, dlsb. Jangan
menyamaratakan setiap konsumen.
3. Channel
Perusahaan harus mampu memilih channel yang sesuai
tipikal konsumen. Misalnya Pinterest cocok untuk Ladies, atau Twitter untuk
Geek (dalam arti positif). Perlu diingat bahwa promosi yang baik adalah
yang bisa melibatkan konsumen. Misalnya mengajak mereka untuk tweet atau
sekedar menulis opini di Facebook.
4. Media
Masih berhubungan dengan channel, media lebih ke
fungsi dari channel. Contohnya jejaring sosial selain untuk chatting sering
dimanfaatkan pula untuk campaign, bahkan tidak sedikit yang menggunakannya
untuk customer service. Apapun medianya, fokus pada target market Anda.
Pelajari pelaku mereka, kemudian pilih media yang sesuai.
5. Money
Umumnya perusahaan mengacu pada presentase yang
dijatah untuk anggaran bujet promosi. Banyak promosi yang gagal karena
bujet yang terlalu ketat. Padahal tidak harus begitu jika perusahaan mematuhi
langkah yang benar dalam menyusun bujet. Yaitu tentukan dulu objek yang
ingin dicapai, dan dengan cara apa kita menggapainya, barulah kemudian bujet
dianggarkan.
6.
Measurement
Atau pengukuran. Hal yang paling complicated untuk
diukur adalah promosi. Karena variabel yang diuji cukup banyak. Bila promosi
diberlakukan untuk jangka pendek seperti trade promo, maka mengukurnya tidak
sesulit promosi jangka panjang. Bila ditujukan untuk jangka panjang seperti
meraih awareness, top of mind, dll, tentu banyak sisi yang harus
dipertimbangkan. Maka yang paling mudah untuk mengukur efektivitas promosi ini
adalah dengan media digital. Misalnya ketika Anda ingin meraih brand awareness,
cara mengukurnya adalah melihat jumlah user yang membicarakan brand Anda di
media sosial atau forum online hingga ada yang rela menjadi influencer. Dari
situ sudah terlihat, apakah upaya promosi Anda berhasil atau tidak.
Terdapat 5 elemen
multimedia penting yang mendasar pada yaitu: 1. Teks 2. Grafis 3. Audio 4. Video 5. Animasi
1. Teks Merupakan elemen multimedia yang menjadi dasar utama dalam
menyampaikan informasi, karena teks adalah jenis data yang paling
sederhana dan membutuhkan tempat penyimpanan yang paling kecil. Biasanya dihasilkan
oleh program pengolah kata dan merupakan informasi yang utama pada
sebagian besar multimedia. Teks memegang peranan dasar dalam menyusun
dokumen, karena hamper seluruh aplikasi multimedia menggunakan teks sebagai
alat presentasi informasi yang paling sesuai untuk mendeskripsikan suatu
nama, definisi atau aturan Memberi penekanan untuk sesuatu materi yang ingin
disampaikan. Jenisjenis teks yang terdapat pada sebuah software ada berbagai macam,
seperti : Times New Roman, Arial, Calibri, Comic sans dan lain lain
2. Grafis Merupakan elemen paling penting, memberikan penekanan secara
visual terhadap sesuatu presentasi maklumat.Membantu menyampaikan informasi
dengan lebih berkesan.Menjadikan presentasi atau penyampaian informasi dengan
lebih menarik. penyampaian informasi akan menjadi semakin efektif dan bermanfaat,
terutama informasi yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Berikut adalah
bidang aplikasi spesifik dari grafika komputer: · Antarmuka pengguna · Peta (Cartography) · Kesehatan · Perancangan objek · Sistem multimedia · Presentasi grafik · Presentasi saintifik · Pemrosesan citra · Simulasi
3. Audio – Membantu menyampaikan informasi dengan lebih
efektif (misalnya: penggunaan suara latar atau kesan audio khusus). Membantu
meningkatkan daya tarik terhadap sesuatu tayangan.Membantu meningkatkan daya
tarik terhadap isi yang di presentasikan. Multimedia tidak akan lengkap jika
tanpa suara. Suara terbagi menjadi tiga katagori : 1. Ucapan (speech) : suara orang berbicara 2. Musik (music) : suara yang dihasilkan oleh alat music 3. Efek suara (sound effect) : suara yang dibuat untuk
menciptakan kesan atau kejadian, seperti suara tembakan, halilintar, gelas
pecah, dll
4. Video –
Menyediakan metode penyaluran informasi yang amat menarik dan hidup.Merupakan
elemen atau media yang sangat dinamis dan efektif dalam menyampaikan informasi.
Merupakan gabungan elemen multimedia yang lengkap karena menggabungkan semua
elemen multimedia yanga ada untuk menyajikan informasi video menggunakan system
animasi yang diambil melalui suatu kamera video dan disimpan dalam bentuk file
dan format tertentu.
5. Animasi – Berperan
sebagai penarik pada sebuah presentasi dan sangat membantu dalam menjelaskan
suatu konsep yang kompleks dengan mudah. Animasi mengacu pada gambar-gambar
yang bergerak. Animasi dapat dihasilkan dengan menayangkan frame-frame
(bingkai-bingkai) gambar secara cepat untuk menghasilkan efek pergerakan.
Animasi dapat dibagi ke dalam dua katagori : 1. Animasi buatan. Animasi yang dihasilkan oleh manusia
melalui bantuan program komputer. 2. Animasi video. Animasi yang dihasilkan melalui rekaman
darikamera video dan kejadian yang sesungguhnya.
PERANAN DAN PENERAPAN
KOMPUTER DALAM BIDANG KESEHATAN
Dalam bidang
kesehatan, komputer sangat berperan penting. Penggunaan komputer dalam bidang
kesehatan tidak hanya akan dirasakan manfaatnya oleh para penggunanya, tetapi
juga oleh organisasi tersebut, dalam hal ini misalnya rumah sakit, puskesmas,
klinik, dan lain sebagainya. Perangkat ini secara tidak langsung dapat menolong
jiwa manusia.
Komputer
dapat digunakan mulai dari penyimpanan dan pengolahan data administrasi suatu
rumah sakit atau klinik, hingga melakukan riset bidang kedokteran, mendiagnosis
penyakit, menemukan obat yang tepat, serta menganalisis organ tubuh manusia
bagian dalam yang sulit dilihat.
Peranan
komputer dalam bidang kesehatan sangat banyak dan penting. Sebagai contoh dalam
bidang kesehatan peranan – peranan tersebut antara lain :
1.Bidang administrasi
Dengan
adanya komputer di dalam dunia administrasi sangat membantu di dalam
penyimpanan, pengelompokan, dan pengolahan data. Tanpa komputer, akan sangat
sulit sekali untuk memeriksa banyaknya data – data pasien, stok obat, dan data
– data lainnya yang dimiliki oleh rumah sakit. Namun dengan adanya komputer,
memeriksa data – data pasien, stok obat dan juga data keuangan rumah sakit akan
mudah dan praktis untuk dilakukan. Dengan adanya penggunaan komputer dan sistem
– sistem yang canggih di dalamnya sangat mempermudah jalannya suatu sistem di
rumah sakit tersebut.
2.Bidang farmasi
Dalam bidang
obat – obatan komputer juga berperan sangat penting dalam farmasi, misalnya
untuk merecord resep dan dosis, serta menyimpan data harga obat – obatan
tersebut. Selain itu, dengan adanya komputer dalam bidang farmasi juga membantu
untuk mengelompokkan macam-macam obat berdasarkan kegunaannya, misalnya
Panadol, Feminax, Ponstan adalah obat penahan rasa sakit.
3.Mendiagnosa suatu penyakit
Dengan
adanya komputer DNA yang sudah di rancang khusus di dalam bidang kesehatan
mendiagnosa suatu penyakit bukan hal yang sulit lagi, karena dengan menggunakan
komputer akan lebih cepat, mudah dan akurat untuk mengetahui nama dan jenis
suatu penyakit.
4.Memonitoring status pasien
Pasien yang
sudah pernah datang atau baru pertama kali berobat akan dengan mudah dilacak.
Data – data personal pasien juga dengan mudah dilihat. Selain itu, dokter
ataupun perawat dapat melihat rekaman hasil periksa, keluhan dan riwayat
penyakit sebelumnya yang pernah diderita oleh si pasien, tanggal kedatangan
pasien terakhir kali berobat, record resep yang pernah diberikan, dan masih
banyak lagi.
5.Penelitian
Penelitian
ilmiah yang sering dilakukan dalam bidang kesehatan sangatlah bergantung pada
penggunaan komputer. Penggunaan komputer dapat memaksimalkan hasil penelitian,
karena dengan adanya komputer penelitian itu dapat di telusuri lebih dalam dan
lebih detail. Misalnya penelitian untuk mendeteksi bakteri atau virus baru,
pendeteksian DNA, dan lain sebagainya.
6.Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian
dalam manusia
Untuk dapat
melihat organ tubuh bagian dalam manusia telah ditemukan begitu banyak alat
canggih, namun hampir seluruh alat tersebut masih bergantung pada perangkat
komputer sebagai sarana untuk penyaluran data ataupun gambarnya. Oleh
karenanya, komputer memiliki peranan yang vital juga dalam melihat dan
menganalisa organ – organ tubuh manusia tersebut.
Contoh
penggunaan sistem komputer untuk menganalisa organ – organ tubuh :
§System Computerized Axial Tomography (CAT) berguna untuk menggambar struktur otak dan
mengambil gambar seluruh organ tubuh yang tidak bergerak dengan menggunakan
sinar-X.
§System Dynamic Spatial Reconstructor (DSR) berguna untuk melihat gambar dari berbagai sudut
organ tubuh secara bergerak.
§SPECT (Single Photon Emission Computer Tomography) merupakan sistem komputer yang mempergunakan gas
radiokatif untuk mendeteksi partikel-partikel tubuh yang ditampilkan dalam
bentuk gambar.
§PET (Position Emission Tomography) merupakan sistem komputer yang menampilkan
gambar yang mempergunakan isotop radioaktif.
§NMR (Nuclear Magnetic Resonance) yaitu teknik mendiagnosa dengan cara
memagnetikkan nucleus (pusat atom) dari atom hydrogen.
§USG (Ultra Sonography) adalah suatu alat dalam dunia kedokteran yang
memanfaatkan gelombang ultrasonik, yaitu gelombang suara yang memiliki
frekuensi yang tinggi (250 kHz – 2000 kHz) yang kemudian hasilnya ditampilkan
dalam layar monitor berupa gambar dua dimensi atau tiga dimensi.
§Helical CT-SCAN adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara komputerisasi,
dengan potongan tranversal, coronal dan sagital, paling kecil jarak antara
potongan 3 mm.
§Magnetic Resonance Imaging ( M R I ) adalah alat untuk pemeriksaan organ tubuh secara
komputerisasi, dengan potongan tranversal, coronal dan sagita.
MANFAAT PENERAPAN KOMPUTER DALAM BIDANG KESEHATAN
Seperti yang
telah dijabarkan di atas, peranan dan aplikasi komputer dalam bidang kesehatan
sangatlah banyak. Komputer secara tidak langsung telah membantu manusia untuk
mengetahui penyakit yang dideritanya hingga sampai pada tahap penyembuhan.
Sebagai
kesimpulannya, manfaat dari penerapan komputer dalam bidang kesehatan di
tiap-tiap aplikasinya antara lain sebagai berikut :
§Mendiagnosa suatu penyakit dan menentukan obat yang
cocok
§Melihat dan menganalisa organ – organ tubuh bagian
dalam manusia
§Memonitoring status pasien, merecord data pribadi
pasien dan riwayat penyakit pasien
§Melakukan penelitian ilmiah yang diperlukan
§Memasukkan, menyimpan, menggelompokkan dan mengolah
data – data secara cepat dan mudah
§Mendeteksi DNA seseorang
§Mengecek dan mengethaui hasil tes darah di
laboratorium
§Sebagai alat Bantu dalam pemeriksaan medis
Intinya, dengan
adanya komputer dalam bidang kesehatan sangatlah membantu. Kegiatan – kegiatan
yang tadinya belum bisa dilakukan, saat ini sudah dapat dilakukan dengan
komputer. Penggunaan komputer membuat pekerjaan seseorang menjadi lebih mudah,
cepat dan akurat.
PENGERTIAN
e-HEALTH
e-health adalah istilah yang relatif baru
untuk praktek kesehatan yang didukung oleh proses elektronik dan komunikasi.
Penggunaan istilah bervariasi:. sebagian orang akan berpendapat itu
dipertukarkan dengan informatika kesehatan dengan definisi yang luas meliputi
proses elektronik / digital dalam kesehatan, sementara yang lain menggunakannya
dalam arti sempit dari praktek perawatan kesehatan menggunakan Internet. Hal
ini juga dapat mencakup aplikasi kesehatan dan link pada ponsel, disebut
sebagai m-kesehatan atau e-Health.
FUNGSI
Bagi pemerintah di tingkat lokal maupun
pusat juga mendapat tantangan untuk menanggulangi meningkatkan biaya pelayanan
kesehatan, meningkatkan akses dan kualitas pelayanan. Selain itu, mereka juga
bertanggungjawab terhadap pemantauan kesehatan umum dan kemungkinan penyebaran
penyakit menular tertentu. Mengembangkan layanan e-Health akan membantu
pihak-pihak penyedia layanan kesehatan termasuk pemerintah untuk mencapai hal
tersebut di atas. E-Health akan memberikan kesempatan kepada semua pihak untuk
melakukan kolaborasi, pengumpulan dan analisa data kesehatan yang melampaui
batasan fisik dan waktu.
PERANAN
E-HEALTH
Berikut ini adalah peranan e-health, yaitu
:
1. Sistem Telemedika Puskesmas
Sistem
e-health/telemedika puskesmas ini pada dasarnya terdiri atas sejumlah
“terminal” (stasiun medis) berupa sejumlah PC berikut paket perangkat lunak
yang sesuai dengan fungsi sistem yang dikehendaki, serta dihubungkan dengan
suatu jaringan lokal (LAN) dan/atau global (misalnya jaringan internet).
2. Sistem Telemedika untuk Pengelolaan Wabah
Untuk
membantu pelaksanaan pengelolaan (manajemen) wabah (outbreak management,
biosurveillance), dapat digunakan sistem e-health: berbasis web (internet),
berbasis jaringan telepon selular, dan kombinasi keduanya.
3. Sistem Resep Elektronik (e-Prescription
System)
Perangkat
keras sistem resep elektronik dapat terdiri atas sebuah komputer PC sampai ke
suatu jaringan komputer dengan sejumlah PC yang terhubung dalam suatu jaringan
lokal (local area network, LAN).
4. Sistem e-Health untuk Manajemen Penyakit TBC
Sistem
ini merupakan modul perangkat lunak
dengan tiga fungsi utama, yaitu: pencatatan dan pelaporan data pasien, basis
data pasien tuberculosis, dan sistem pengiriman pesan singkat (SMS = short
messaging service) melalui jaringan telepon selular.
5. Sistem Telemedika Bergerak (Mobile
Telemedicine System with Multi Communication Links)
Sistem
telemedika bergerak (mobile telemedicine system) terdiri atas dua bagian,
yaitu: base unit (misalnya dipasang di suatu rumah-sakit) dan mobile unit
(misalnya dipasang di suatu ambulans yang bergerak, atau di suatu puskesmas
keliling).
Adanya modul
arbiter memungkinkan sistem telemedika tersebut dapat memilih jaringan selular
dengan karakteristik terbaik pada suatu saat tertentu. Prototip suatu Sistem
Telemedika Bergerak (mobile unit), yang telah direalisasikan di ITB, dapat
dilihat pada gambar
6. Sistem e-Psychology (Cyber Psychology)
Berbagai
jenis sistem komunikasi berbasis internet yang bersifat interaktif makin banyak
tersedia secara “gratis” (contohnya: e-mail, Yahoo Messenger, Skype).
7. Sistem m-Health (Mobile e-Health)
Sistem
ehealth jenis ini mengutamakan penggunaan jaringan telepon selular, yang di
banyak negara makin berkembang pesat, dengan jumlah pengguna yang terus
meningkat, serta biaya yang makin terjangkau. Peningkatan jumlah dan jenis
aplikasi telepon selular di sisi teknologi, dapat memberikan berbagai jenis
inovasi untuk pengembangan aplikasi pelayanan kesehatan masyarakat
8. Sistem
e-Health berbasis Pengolahan Citra
Banyak
kegiatan pengembangan dan penerapan teknologi pengolahan citra (image
processing & medical imaging) serta memanfaatkannya dalam bidang e-health
untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar bagi peningkatan pelayanan kesehatan
masyarakat.
9. Sistem Open EHR, Open MRS
Sistem
e-health ini memanfaatkan perangkat lunak yang bersifat open source dengan
beberapa pengembang berbeda. [EHR = electronic health record; MRS = medical
record system].
Bioinformatika,
sesuai dengan asal katanya yaitu “bio” dan “informatika”, adalah gabungan
antara ilmu biologi dan ilmu teknik informasi (TI). Pada umumnya,
Bioinformatika didefenisikan sebagai aplikasi dari alat komputasi dan analisa
untuk menangkap dan menginterpretasikan data-data biologi. Ilmu ini merupakan
ilmu baru yang yang merangkup berbagai disiplin ilmu termasuk ilmu komputer,
matematika dan fisika, biologi, dan ilmu kedokteran, dimana kesemuanya saling
menunjang dan saling bermanfaat satu sama lainnya.
Istilah
bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu
pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang
dalam bioinformatika (seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma
untuk analisis sekuens biologis) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an.
Ilmu
bioinformatika lahir atas insiatif para ahli ilmu komputer berdasarkan
artificial intelligence. Mereka berpikir bahwa semua gejala yang ada di alam
ini bisa diuat secara artificial melalui simulasi dari gejala-gejala tersebut.
Untuk mewujudkan hal ini diperlukan data-data yang yang menjadi kunci penentu
tindak-tanduk gejala alam tersebut, yaitu gen yang meliputi DNA atau RNA.
Bioinformatika ini penting untuk manajemen data-data dari dunia biologi dan
kedokteran modern. Perangkat utama Bioinformatika adalah program software dan
didukung oleh kesediaan internet
Perkembangan
teknologi DNA rekombinan memainkan peranan penting dalam lahirnya
bioinformatika. Teknologi DNA rekombinan memunculkan suatu pengetahuan baru
dalam rekayasa genetika organisme yang dikenala bioteknologi. Perkembangan
bioteknologi dari bioteknologi tradisional ke bioteknologi modren salah satunya
ditandainya dengan kemampuan manusia dalam melakukan analisis DNA organisme,
sekuensing DNA dan manipulasi DNA.
Bapak
Peterson bersama Plowman menjelaskan
bahwa bisnis merupakan serangkaian kegiatan yang berhubungan dengan penjualan
ataupun pembelian barang dan jasa yang secara konsisten berulang (a series
of activities related to the sale or purchase of goods and services that are
consistently repeated). Menurut Peterson dan Plowman, penjualan jasa
ataupun barang yang hanya terjadi satu kali saja bukan merupakan pengertian
dari bisnis.
Selanjutnya ditambahkan oleh Prof.L.R.Dicksee bahwa
pengertian bisnis adalah suatu bentuk aktivitas yang utamanya bertujuan untuk
memperoleh keuntungan bagi yang yang mengusahakan atau yang berkepentingan
dalam terjadinya aktivitas tersebut.
Tujuan Bisnis
Setiap bisnis atau perusahaan
berusaha mengolah bahan untuk dijadikan produk yang dibutuhkan oleh konsumen,
produk dapat berupa barang atau jasa.Tujuan perusahaan membuat produk adalah
unruk mendapatkan laba, yakni imbalan yang diperoleh oleh perusahaan dari
penyediaan suatu produk bagi konsumen.
Pada umunya tujuan didirikannya
bisnis atau perusahaan tidak hanya profit oriented semata,
namun secara keseluruhan tujuan didirikannya perusahaan meliputi :
1. Profit
2. Pengadaan barang
atau jasa
3. Kesejahteraan
pemilik faktor produksi dan masyarakat
4. Full employment
5. Eksistensi perusahaan
dalam jangka panjang
6. Kemajuan atau
pertumbuhan
7. Prestise dan
prestasi
Meskipun tujuan utama mereka adalah
memperoleh keuntungan namun hal tersebut bukan berarti bahwa mereka tidak
mempunyai tujuan lain selain tujuan tersebut, masih banyak tujuan-tujuan para
pembisnis yang ingin mereka raih dan tujuan antara satu dan yang lainya bisa
saja berbeda. Tujuan lain yang ingin dicapai oleh pelaku bisnis itu diantaranya
:
· Ingin mencukupi berbagai
kebutuhannya
· Untuk memakmurkan keluarga
· Ingin namanya dikenal banyak
orang
· Karena ingin menjadi penerus
usaha keluarga
· Ingin mencoba hal baru
· Ingin memanfaatkan waktu
luang
· Ingin mempunyai usaha
sendiri dan tidak bekerja pada orang lain.
· Ingin mendapat simpati. Dsb.
Jaman sekarang ini adalah jaman
modern, hampir semua hal bisa dilakukan dari rumah, dari mulai membayar semua
tagihan baik berupa tagihan telepon, internet, tv berbayar, listrik, pam dan
lain-lain, cukup dengan menggunakan m-banking, dan semua bisa dilakukan dengan
cara online. Kita tidak dapat memungkiri pentingnya teknologi informasi dalam
kehidupan kita. Teknologi informasi (TI) telah menjadi bagian yang sangat
penting dalam setiap rencana bisnis. Hampir dari seluruh perusahaan baik skala
besar maupun kecil menggunakan Teknologi Informasi, sebagai salah satu
aktifitas yang sangat dibutuhkan untuk memberikan peningkatan terhadap layanan
bisnis yang mereka kelola.
Teknologi
Informasi telah banyak digunakan untuk mendukung proses bisnis yang terjadi
pada perusahaan, baik bidang ekonomi maupun perbankan. Dengan hadirnya
aplikasi-aplikasi dan layanan e-bussiness, e-commerce, e-banking dan lain-lain.
Kebutuhan efisiensi waktu dan biaya menyebabkan setiap pelaku bisnis merasa
perlu menerapkan teknologi informasi dalam lingkungan kerja. Penerapan
Teknologi Informasi menyebabkan perubahan pada pola kebiasaan kerja. Misalnya
penerapan Enterprice Resource Planning (ERP).
Berikut ini adalah manfaat teknologi
informasi dalam bisnis
Mempermudah Cara
Komunikasi
Bagi
banyak perusahaan, email adalah sarana utama komunikasi antara karyawan,
pemasok dan pelanggan. Email adalah salah satu pendorong awal Internet,
Penggunaannya sangat mudah dan relatif jauh lebih murah jika dibandingkan
dengan faksimile untuk berkomunikasi. Selama bertahun-tahun, sejumlah alat
komunikasi lainnya juga berkembang, yang memungkinkan para staf untuk saling
berkomunikasi dengan menggunakan sistem chat (chatting), alat pertemuan online
dengan sistem konferensi video seperti webinar, Voice over internet protocol
(VOIP) dan masih banyak lagi lainnya.
PENDIRIAN BISNIS
Berikut
ini adalah prosedur-prosedur yang harus dilakukan:
1. Tahapan pengurusan izin pendirian
Bagi badan usaha berskala besar, hal ini menjadi prinsip yang paling penting
demi kemajuan dan pengakuan atas perusahaan yang bersangkutan. Hasil akhir pada
tahapan ini adalah sebuah izin prinsip yang dikenal dengan Letter of Intent
yang dapat berupa izin sementara, izin tetap hingga izin perluasan.
Untuk
beberapa jenis badan usaha lainnya, misalnya sole distributor dari sebuah merek
dagang, Letter of Intent akan memberi turunan berupa Letter of Appointment
sebagai bentuk surat perjanjian keagenan yang merupakan izin perluasan, jika
perusahaan ini memberi kesempatan pada perusahaan lain untuk mendistribusikan
barang yang diproduksi.
Beberapa
dokumen yang diperlukan pada tahapan ini adalah Tanda Daftar Perusahaan (TDP),
Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), dan Bukti diri. Serta perizinan yang perlu
dipenuhi dalam badan usaha tersebut, yaitu Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP),
dan Surat Izin Usaha Industri (SIUI)
2. Tahapan pengesahan menjadi badan hukum
Tidak semua badan usaha harus berbadan hukum. Akan tetapi, setiap badan usaha
yang memang dimaksudkan untuk ekspansi atau berkembang menjadi berskala besar,
maka hal yang harus dilakukan untuk mendapatkan izin atas kegiatan yang
dilakukannya tidak boleh mengabaikan hukum yang berlaku. Izin yang mengikat
suatu bentuk badan usaha tertentu di Indonesia memang terdapat lebih dari satu
macam.
Adapun
pengakuan badan hukum bisa didasarkan pada Kitab Undang-Undang Hukum Dagang
(KUHD), hingga Undang-Undang Penanaman Modal Asing (UU PMA).
3. Tahapan penggolongan menurut bidang yang dijalani
Badan usaha dikelompokkan berdasarkan jenis bidang kegiatan yang dijalani.
Berkaitan dengan bidang tersebut, maka setiap pengurusan izin disesuaikan
dengan departemen yang membawahinya seperti kehutanan, pertambangan,
perdagangan, pertanian, dan sebagainya.
4. Tahapan mendapatkan pengakuan, pengesahan dan
izin dari departemen lain
Departemen tertentu yang berhubungan langsung dengan jenis kegiatan badan usaha
akan mengeluarkan izin. Namun, diluar itu, badan usaha juga harus mendapatkan
izin dari departemen lain yang pada nantinya akan bersinggungan dengan
operasional badan usaha, misalnya Departemen Perdagangan mengeluarkan izin
pendirian industri yang berupa SIUP.
KONTRAK KERJA
Defini
kontrak kerja adalah suatu bentuk perjanjian kerja antara karyawan dan
perusahaan.
Adapun
isi kontrak kerja yaitu, hak dan kewajiban karyawan dan perusahaan selama
terikat hubungan kerja, yang ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja
tersebut oleh pimpinan perusahaan dan karyawan.
Terdapat
3 sistem kontrak kerja, yaitu:
Perjanjian
kerja waktu tertentu (PKWT), karyawannya biasa disebut dengan karyawan kontrak.
Lamanya kontrak 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. Masa kontrak bisa diperpanjang
dengan maksimal 2 tahun.
Perjanjian
kerja waktu tidak tertentu (PKWTT), karyawan dengan kontrak ini disebut dengan
karyawan permanent (tetap). Perjanjian kerja yang dibuat bersifat tetap. Pada
kontrak kerja ini, karyawan bisa langsung menjadi tetap/permanent atau melalui
masa percobaan kerja (probation) untuk paling lama 3 (tiga) bulan. Setelah
lulus masa percobaan, karyawan tersebut baru bisa menjadi karyawan tetap.
Untuk
kontrak kerja melalui outsourcing, anda akan mengikuti hak dan kewajiban
perusahaan outsorcing, walaupun nantinya anda akan disalurkan ke perusahaan
yang menjadi klien perusahaan outsourcing, sehingga perjanjian yang dibuat
adalah perjanjian tidak langsung dengan tempat anda ditugaskan untuk bekerja.
Sedangkan untuk kontrak kerja langsung dengan perusahaan, anda mengikuti hak
dan kewajiban perusahaan tersebut.
PROSEDUR
PENGADAAN
Prosedur
pengadaan terdiri dari prosedur pengadaan tenaga kerja dan prosedur pengadaan
barang dan jasa.
A. Prosedur Pengadaan Tenaga Kerja
Prosedur
pengadaan tenaga kerja terdiri dari:
1. Perencanaan Tenaga KerjaPerencanaan
tenaga kerja adalah penentuan kuantitas dan kualitas tenaga kerja yang
dibutuhkan dan cara memenuhinya. Penentuan kuantitas dapat dilakukan dengan dua
cara yaitu, time motion study dan peramalan tenaga kerja. Sedangkan penentuan
kualitas dapat dilakukan dengan Job Analysis. Job Analysis terbagi menjadi 2,
yaitu Job Description dan Job Specification/Job Requirement. Tujuan Job
Analysis bagi perusahaan yang sudah lama berdiri, yaitu untuk reorganisasi,
penggantian pegawai, dan penerimaan pegawai baru.
2. Penarikan Tenaga Kerja
Penarikan
tenaga kerja diperoleh dari 2 sumber, yaitu sumber internal dan sumber
eksternal.
Sumber
internal yaitu menarik tenaga kerja baru dari rekomendasi karyawan lama dan
nepotisme, berdasarkan sistem kekeluargaan, misalnya mempekerjakan anak, adik,
dan sebagainya. Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber internal yaitu
lowongan cepat terisi, tenaga kerja cepat menyesuaikan diri, dan semangat kerja
meningkat. Namun, kekurangannya adalah menghambat masuknya gagasan baru,
terjadi konflik bila salah penempatan jabatan, karakter lama terbawa terus, dan
promosi yang salah mempengaruhi efisiensi dan efektifitas. Tujuan menarik
tenaga kerja dari sumber internal adalah untuk meningkatkan semangat, menjaga
kesetiaan, memberi motivasi, dan memberi penghargaan atas prestasi.
Sumber
eksternal yaitu menarik tenaga kerja baru dari lembaga tenaga kerja, lembaga
pendidikan, ataupun dari advertising, yaitu media cetak dan internet.
Keuntungan menarik tenaga kerja dari sumber eksternal adalah dapat
meminimaslisasi kesalahan penempatan jabatan, lebih berkualitas dan memperoleh
ide baru/segar. Namun kekurangannya adalah membutuhkan proses yang lama, biaya
yang cukup besar, dan rasa tidak senang dari pegawai lama. Tujuan menarik
tenaga kerja dari sumber eksternal adalah untuk memperoleh gagasan/ide baru dan
mencegah persaingan yang negatif.
3. Seleksi Tenaga Kerja
Ada
5 tahapan dalam menyeleksi tenaga kerja, yaitu seleksi administrasi, tes
kemampuan dan psikologi, wawancara, tes kesehatan dan referensi (pengecekan).
Terdapat dua pendekatan untuk menyeleksi tenaga kerja, yaitu :
·Succecive
Selection Process adalah seleksi yang dilaksanakan secara bertahap atau sistem
gugur.
·Compensatory
Selection Process adalah seleksi dengan memberikan kesempatan yang sama pada
semua calon untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi yang telah ditentukan.
4. Penempatan
Tenaga Kerja
Penempatan
tenaga kerja adalah proses penentuan jabatan seseorang yang disesuaikan antara
kualifikasi yang bersangkutan dengan job specification-nya. Indikator kesalahan
penempatan tenaga kerja yaitu tenaga kerja yang tidak produktif, terjadi
konflik, biaya yang tinggi dan tingkat kecelakaan kerja tinggi.
B. Prosedur Pengadaan Barang dan Jasa
Berdasarkan
Keppres No. 80/2003 tentang Pedoman Pengadaan Barang dan Jasa terdapat beberapa
metode pemilihan serta sistem penilaian kompetensi penyedia barang dan jasa.
secara umum jenis-jenis metode pemilihan penyedia barang dan jasa, yang antara
lain:
1.Metode
Pelelangan Umum merupakan metoda pemilihan penyedia barang/jasa yang relatif
banyak dilakukan. Pelelangan umum dilakukan secara terbuka dengan pengumuman
secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi untuk penerangan
umum, sehingga masyarakat luas dunia usaha yang berminat dan memenuhi
kualifikasi dapat mengikutinya.
2.Pelelangan
Terbatas terbatas dilakukan, jika pelelangan umum sulit dilaksanakan karena
penyedia barang/jasa yang mampu mengerjakan diyakini terbatas dan pekerjaannya
kompleks, maka dilakukan pelelangan terbatas. Pelelangan terbatas diumumkan
secara luas melalui media massa dan papan pengumuman resmi dengan mencantumkan
penyedia barang/jasa yang telah diyakini mampu, guna memberi kesempatan kepada
penyedia barang/jasa lainnya yang memenuhi kualifikasi.
3.Pemilihan
Langsung yaitu pemilihan penyedia barang/jasa yang dilakukan dengan
membandingkan sebanyak-banyaknya penawaran, sekurang-kurangnya 3 (tiga)
penawaran dari penyedia barang/jasa yang telah lulus prakualifikasi serta
dilakukan negosiasi baik teknis maupun biaya serta harus diumumkan minimal
melalui papan pengumuman resmi untuk penerangan umum dan bila memungkinkan
melalui internet.
4.Penunjukan
Langsung. Berdasarkan ketentuan dalam Keppres No 80/2003 tentang Pedoman
Pengadaan Barang dan Jasa, Penunjukan langsung dalam pengadaan barang/jasa
dapat dilaksanakan dalam hal memenuhi kriteria yang antara lain:
·Terjadi
keadaan darurat untuk pertahanan negara, keamanan dan keselamatan masyarakat
yang pelaksanaan pekerjaannya tidak dapat ditunda, atau harus dilakukan segera,
termasuk penanganan darurat akibat bencana alam,
·Pekerjaan
yang bersifat rahasia dan menyangkut pertahanan serta keamanan negara yang
ditetapkan oleh Presiden,
·Pekerjaan
berskala kecil dengan nilai paket pekerjaan maksimum Rp. 50.000.000,
·Paket
pekerjaan berupa pekerjaan/barang spesifik yang hanya dapat dilaksanakan oleh
satu penyedia barang/jasa, pabrikan, pemegang hak paten tertentu,
·Paket
pekerjaan merupakan hasil produksi usaha kecil atau koperasi kecil atau
pengrajin industri kecil yang telah mempunyai pasar dan harga yang relatif
stabil,
·Paket
pekerjaan bersifat kompleks dan hanya dapat dilaksanakan dengan penggunaan teknologi
khusus dan/atau hanya ada satu penyedia barang/jasa yang mampu
mengaplikasikannya.
Aplikasi
Android untuk bisnis
1. My
Budget Book
My Budget Book dapat membantu Anda
dalam melacak pengeluaran dan pendapatan, serta membantu Anda mengelola uang
secara lebih efektif. Modus anggaran memungkinkan Anda untuk mengatur berbagai
tujuan dan untuk jangka waktu tertentu. Anda juga dapat menentukan batas-batas
untuk akun seperti kartu kredit atau jenis pembayaran lainnya.
Fitur
Utama :
·Hanya
dapat digunakan secara Offline. Untuk alasan keamanan, aplikasi tidak memiliki
izin internet.
·Tidak
ada iklan dan tidak ada biaya tersembunyi dalam aplikasi.
·Visualisasi
statistik sebagai tabel dan grafik serta dapat melihat bagaimana anda
menghabiskan uang.
·Dapat
melakukan backup sehingga Anda tidak pernah kehilangan data Anda (termasuk
backup otomatis).
·Dll.
2.
MoneyWiz 2 – Personal Finance
MoneyWiz
2 – Personal Finance merupakan aplikasi keuangan Android yang dapat mengatur
pengeluaran dan pemasukan secara detail dan lengkap. Aplikasi ini sangat
populer, telah di muat pula pada situs berita dan bisnis seperti Forbes,
MacWorld, The Telegraph, The Independent, Mashable, TUAW, Cult of Mac dan
banyak lagi. Yang menariknya lagi, aplikasi ini menawarkan online banking dari
seluruh dunia dan dapat di sinkronisasi dengan aplikasi lain. Tertarik mencoba,
unduh melalui Google Play Store.
3.
Microsoft Office Mobile
Microsoft
Office Mobile merupakan aplikasi Office terbaik untuk smartphone dan tablet
Android. Dengan aplikasi ini anda bisa mengakses, menampilkan, dan mengedit
dokumen Word, Excel, dan PowerPoint hampir dari mana saja dan kapan saja.
Keperluan bisnis anda akan terbantu saat anda ingin membuat atau membuka
dokumen lewat smartphone Android.
4. Microsoft
OneDrive
Microsoft OneDrive merupakan aplikasi
Android besutan dari Microsoft Corporation. Dengan adanya aplikasi ini, anda
bisa mengakses semua dokumen Word, Excel, dan PowerPoint di mana saja dan kapan
saja, baik itu melalui smartphone, tablet, ataupun laptop (PC). Anda tidak
perlu susah payah menggunakan Flash Disk untuk memindah dokumen, karena dengan
OneDrive anda bisa mengakses secara online dengan mudah dan cepat.
5.
Presentation Link (PowerPoint)
Presentation
Link adalah aplikasi Android yang difungsikan untuk melakukan presentasi dengan
bantuan Bluetooth dan Wifi. Dengan adanya aplikasi ini, anda bisa melakukan
presentasi atau menyampaikan informasi mengenai bisnis (Pekerjaan) pada semua
kelompok atau tim tertentu hanya dengan smartphone Android. Semua kontrol dan
kendali slide dapat dilakukan menggunakan Android. Cukup dengan memasukkan
alamat IP komputer maka secara otomatis kendali berada pada ponsel Android.
Pengembangan Sistem Bisnis
Untuk membangun sebuah bisnis, meskipun dalam skala kecil
menengah, hal yang paling mendasar adalah memahami dahulu bagaimana tahapan
bisnis, mulai dari awal hingga bisnis tersebut berkembang. Bisa menjadi panduan
Anda. Pakar marketing dari Ednovate Marketing, Hermas Puspito, membagi tahapan
tersebut menjadi lima:
TAHAP 1: MENCARI
IDE BISNIS
TAHAP 2: MEMULAI BISNIS.
TAHAP 3: MENINGKATKAN PROFIT
TAHAP 4: MEMBANGUN SISTEM
TAHAP 5: MENGEMBANGKAN
7.4 Implementasi Sistem Bisnis
Perkembangan bisnis dewasa ini yang semakin pesat dan
juga semakin ketat, menuntut para pelaku usaha untuk mampu terus menerus
beradaptasi dan berinovasi dalam melakukan usahanya. Hal ini sangat diperlukan
agar bisnis yang dijalankannya dapat terus bersaing atau bahkan menjadi market
leader. Untuk itu, perusahaan harus mampu melakukan perbaikan dan perubahan
yang terus menerus dalam segala hal seperti pengembangan organisasi,
pengembangan sumber daya manusia, perencanaan bisnis dan lain sebagainya
khususnya dalam hal sistim informasi perusahaan.
Sistim informasi sangat bermanfaat bagi perusahaan dalam
berbagai hal misalnya untuk pengumpulan data, penyimpanan sampai pengolahan
data. Sebagai bagian integral dari sistim pengambilan keputusan,
mengidentifikasi masalah, peramalan bisnis dan masih banyak lagi. Sistem
informasi Manajemen adalah serangkaian sub sistem informasi yang menyeluruh dan
terkoordinasi dan secara rasional terpadu yang mampu mentransformasi data
sehingga menjadi informasi lewat serangkaian cara guna meningkatkan
produktivitas yang sesuai dengan gaya dan sifat manajer atas dasar kriteria
mutu yang telah ditetapkan.
Sistim informasi merupakan suatu sistim yang kompleks dan
memerlukan perencanaan dan pengembangan yang cermat agar sesuai dengan kebutuhan
penggunanya. Abdulkadir menjelaskan bahwa sistem informasi merupakan sebuah
sistem yang menyajikan informasi yang digunakan untuk operasi dan manajemen dalam pengambilan keputusan
dalam organisasi.
Biaya pembangunan dan pengembangannya dapat dikatakan
relatif mahal, mengapa ? karena pembangunan sistim informasi membutuhkan sumber
daya manusia yang kompeten di bidangnya serta mampu mengintegrasikannya dengan
kebutuhan perusahaan yang biasanya memiliki kompleksitas yang tinggi.
Sebelum membangun sistem informasi ini, perusahaan harus
melakukan beberapa langkah terlebih dahulu agar pembangunan sistem informasi
yang dilakukan dapat berjalan dengan baik. Untuk itu secara detail harus
dijawab pertanyaan-pertanyaan:
1. Informasi
apakah yang dibutuhkan?
2. Oleh siapa?
3. Kapan?
4. Dimana?
5. Dalam
bentuk apa?
6. Bagaimana
cara memperolehnya?
7. Dari mana
asalnya?
8. Bagaimana
cara mengumpulkannya?
Jika langkah- langkah diatas telah dilakukan maka barulah
proses pembangunan sistem informasi yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan
informasi umum semua manajer dalam perusahaan atau dalam subunit organisasional
perusahaan dapat terpenuhi.
Aturan E-Business pada Bisnis :
1. Komunikasi
Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya fasilitas
atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan,
transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan
perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang
bisa mempertemukan pelaku e-Business menjadi syarat utama terselenggaranya.
2. Komersial
(Perdagangan)
Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business adalah
adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang,
pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang memesan
barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui gambar
atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan,
sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stock
barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem
shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran misalnya bank atau
penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat
pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup.
3. Proses
Bisnis
Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi
elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business harus
melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi
informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang
menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan
dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.
4. Layanan
Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business,
penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke
customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau. Misalnya,
dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih
seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara
fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan
dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal
karena data-data aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk
meningkatkan pelayanan.
5. Learning
Untuk meningkatkan awareness baik diantara pengguna
maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak
anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online.
Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu
belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna
maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin computer maka
diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media
transaksi dengan lancar.
6. Kolaborasi
Satu siklus transaksi online antara penjual dan pembeli
melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk menyelesaikan
transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi kolaborasi antara
penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu kredit untuk
menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi kolaborasi antara
penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman barang untuk
mengantarkan barang sampai ke embeli. Pihak lain yang juga terlibat adalah
pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas barang yang
dikirim. Kolaborasi yang terjadi dalam e-Business.
7.Komunitas
Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan
salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business,
komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri
secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk,
layanan, maupun mekanisme transaksi.